Pendaki Asal Jakarta Tewas di Gunung Pangarango

Cianjur – Miaw Nam dengan kata lain Hartono (35), pendaki asal Jakarta, diketemukan wafat dunia di lokasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sabtu pagi. Jasad korban tiba di Pos Cibodas sekitaran jam 16. 30 WIB, lalu dibawa ke RS Cimacan.

Korban wafat dunia disangka akibat kedinginan serta kelelahan waktu mendaki lokasi Gunung Gede Pangrango mulai sejak 26 Desember 2016. Sesudah tujuh jam evakuasi, jasad korban pada akhirnya tiba di Pos Cibodas.

Kapolsek Pacet, Kompol Pardianto menyebutkan, korban tewas disangka kedinginan. Sebab waktu itu keadaan cuaca di puncak gunung itu kerap diguyur hujan deras serta cuaca jelek. Hal semacam itu bikin ayah anak satu itu tak dapat melawan dinginnya cuaca.

” Kami mengira korban kedinginan serta memanglah telah sepekan ini di lokasi Gede Pangrango hujan deras serta cuaca jelek, ” kata Pardianto.

” Dari hasil kontrol dokter Tempat tinggal Sakit Cimacan juga di badan korban tak diketemukan luka akibat kekerasan, ” lebih dia.

Kepala Seksi PTN 1 Lokasi Cianjur TNGGP Ardi Andono menyampaikan, korban lakukan pendakian sendirian. Warga Kemayoran Jakarta Pusat itu, tiba di Pos Cibodas pada 26 Desember 2016 sekitaran jam 04. 00 pagi, memakai sepeda motor.

” Waktu di pos pendaftaran, petugas pos tengah tak ada. Lantaran tak ada petugas kelihatannya dia segera mendaki, ” ungkap dia.

Ia juga menyatakan bila korban adalah pendaki ilegal. Sebab, lanjut Ardi, nama korban tak terdata di pos pendakian Cibodas. ” Korban pendaki ilegal. Bila dari alat-alat yang dibawa, korban juga tak siap untuk mendaki, ” tutur dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *